Manfaat Konsumsi Ikan Teri yang Sayang untuk Dilewatkan

By | July 11, 2018

Ada banyak sekali jenis ikan yang kita kenal termasuk ikan teri. Orang Indonesia mungkin akrab dengan ikan yang satu ini. Di balik ukurannya yang mini, manfaat mengonsumsi ikan teri sangat baik untuk kesehatan dan sayang untuk dilewatkan.
Bagi kebanyakan orang, makan nasi hangat disertai dengan ikan teri goreng, saus cabai dan sayuran segar telah menjadi kenikmatan kuliner. Apa manfaat ikan teri untuk kesehatan tubuh? Ayo, simak ulasan berikut ini.

Sumber protein yang baik
Protein adalah salah satu nutrisi terpenting yang dapat membantu membangun otot dan jaringan tubuh. Selain itu, protein juga berfungsi menghasilkan enzim dan hormon penting dalam tubuh.

Per 100 gram ikan teri mengandung 16 gram protein. Menggabungkan ikan teri dengan makanan kaya protein lainnya akan membantu Anda memenuhi kebutuhan protein harian Anda. Selain tinggi protein, ikan teri juga dikenal rendah kalori. Untuk itu, ini bisa menjadi pilihan sempurna bagi Anda yang berencana menurunkan berat badan.

Kaya akan asam lemak omega-3
Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of American Medical Association pada 2006 mengatakan bahwa mengonsumsi dua porsi minyak ikan setiap minggu dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung hingga 36 persen.

American Heart Association bahkan merekomendasikan makan dua porsi ikan berlemak setiap minggu untuk memenuhi kebutuhan asam lemak omega-3 Anda. Ikan teri kaya akan asam lemak omega-3 yang memiliki peran penting untuk menjaga kesehatan jantung agar berfungsi otak.

Mendukung kesehatan tulang
Ikan teri adalah sumber makanan yang mengandung kalsium tinggi. Dilansir dari Detik Health, Fiastuti Witjaksono, seorang spesialis nutrisi klinis mengatakan bahwa ikan teri mengandung sekitar 500-972 mg kalsium.
Kandungan kalsium yang tinggi ini sangat baik untuk menjaga tulang tetap sehat dan kuat. Tidak hanya kalsium, ikan teri juga mengandung vitamin K, magnesium, dan fosfor yang sama baiknya untuk menjaga kesehatan tulang. Konsumsi ikan teri selama menyusui bahkan dapat mencegah wanita terkena osteoporosis sejak dini.

Merkuri rendah
Kandungan merkuri dalam ikan teri termasuk yang terendah di antara produk ikan-ikan dan makanan laut lainnya. Itu sebabnya ikan teri dapat dijadikan pilihan makanan yang aman dan bergizi untuk dikonsumsi.

Merkuri adalah jenis logam berat yang dihasilkan oleh limbah dari pabrik dan limbah rumah tangga. Di air, merkuri diubah menjadi zat yang disebut methylmercury yang berikatan dengan protein dalam otot ikan.

Jika Anda mengonsumsi ikan atau makanan laut lain yang mengandung merkuri, maka kandungan merkuri dalam daging ikan akan masuk ke tubuh Anda. Akumulasi merkuri dalam jangka panjang dalam tubuh dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti keracunan merkuri dan bahkan kerusakan saraf, terutama pada bayi dan anak-anak.

Manfaat ikan teri tidak perlu diragukan, tetapi terlalu banyak mengonsumsi juga dapat membahayakan kesehatan. Sebab, sebagian besar ikan teri diproses dengan cara pengasinan.

Kandungan garam yang tinggi ini dapat berisiko menyebabkan masalah kesehatan, seperti hipertensi. Makan terlalu banyak makanan asin juga bisa membahayakan tulang Anda karena bisa memicu kehilangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *